grammar - Infinitive

Infinitive :: Seperti biasa sebelum memberikan sebuah artikel penulis bermaksud memberi tahu betapa pentingnya belajar grammar. Di seluruh penjuru dunia TOEFL, TOEIC merupakan patokan wajib dari setiap perusahaan yang bonafit dan besar. Nah karena itu dasar dasar tata bahasa perlu dipelajari sebagai modal kita semua untuk mengarungi hidup yang internasional ini. Jika suatu saat diperlukan kita sudah ready and go, tancap gas. Gimana? masih merasa ga penting belajar tata bahasa?

Infinitive Artikel berikut ini akan mengupas tentang materi materi tata bahasa yang biasanya terdiri dari banyak materi seperti tenses dan lainnya. Grammar merupakan pelajaran wajib bagi siswa SMP dan SMA/SMK, sehingga sampai selesai Kuliah pun materi tersebut akan selalu mengiringi kehidupan kita. Pada kesempatan kali ini penulis bermaksud membuat tulisan tentang Infinitive with and without to, mari kita cek artikelnya

Infinitive adalah kata kerja bentuk pertama. Kata kerja bentuk pertama artinya kata kerja yang belum terikat atau belum dipengaruhi oleh pokok kalimat seperti pengaruh Tenses dan struktur bahasa lainnya. Macam-macam Infinitives: Infinitive with “to” (To Infinitive) dan juga Infinitive without “to” (Bare Infinitive). Bagaimana ulasannya, mari kita simak penjelasannya dibawah ini.


To Infinitive

To Infinitive juga biasa disebut juga dengan “Infinitive” yaitu kata kerja yang ditambah dengan “to“. Maksudnya adalah dalam penjelasan berikutnya. Kapan kita gunakan Infinitive?


grammar Infinitive

Infinitive Sebagai Subjek Kalimat Ini artinya, jika kita ingin membuat kalimat yang diawali dengan kata kerja, maka kata kerja tersebut harus diawali dengan “to”.
Contoh:
  • To win the game, we must work hard. (Untuk memenangkan pertandingan ini, kita harus bekerja dengan keras)
  • To say is an easy way but to do is a difficult. (Berkata adalah cara yg mudah tapi melaksanakannya itu yang sulit)
  • To work hard is an option, choose it wisely. (untuk bekerja keras adalah pilihan, pilih dengan bijak

Infinitive Setelah Kata Kerja Tertentu. Apabila Anda ingin meletakkan suatu kata kerja, namun di depannya ada juga kata kerja lainnya seperti di bawah ini, maka kata kerja yang kedua harus ditambah “to” di awalnya seperti bagan dibawah ini:
ask
Don’t forget to ask teacher
arrange
Remember to arrange next meeting
promise
He has promised to bring me the novel.
refuse
She refused to come.
beg
I want you to beg me
go
Anita decided to go abroad
want
I want to go home
order
If you want to order just call me ok?

Infinitive Setelah Kata Sifat. Jika ada kata kerja setelah kata sifat, maka kata kerja tersebut harus ditambah dengan “to” di depannya.
Contoh:
  • I am glad to hear this success. (Saya senang mendengar keberhasilan ini)
  • It’s nice to talk to you Ika. (Senang bisa mengobrol dengan kamu Ika)
  • Glad to meet you mr Andi. (Senang berjumpa dengan Anda pak Andi)


Infinitive Sebagai Subjective Complement. Jika ada kata kerja setelah “tobe” seperti is, am, are, was, dan were maka itu adalah suatu perintah, keinginan atau keharusan.
Contoh:
  • You are to come earlier in the final examination tomorrow. (Kamu harus datang lebih cepat pada ujian akhir besok)
  • This letter is to be sent tomorrow. (Surat ini harus segera dikirim besok)
  • She is yelling at me. I am to go right now. (Dia sudah berteriak teriak. Saya harus pergi sekarang)

Infinitive Setelah Interrogative Conjunction. Jika ada kata kerja setelah kata penghubung (Conjunction) kata tanya, maka kata kerjanya juga perlu ditambah dengan “to”.
Contoh:
  • I don’t know what to say. (Saya tidak tahu apa yang harus dikatakan)
  • I don’t know where to go. (Saya tidak tahu harus pergi kemana)
  • Do you know how to get to the nearest police officer? (Bagaimana caranya bisa sampai ke pos polisi terdekat?)
Infinitive Menyatakan Tujuan. Untuk menyatakan tujuan dari suatu perbuatan atau aktivitas, maka kata kerjanya harus ditambah dengan “to”.
Contoh:
  • I come here to study English with you. (Saya datang kesini dengan maksud untuk belajar Bahasa Inggris dengan kamu)
  • We eat to live. (Kita makan agar kita bisa bertahan hidup)
  • He called to see my brother. (Dia menelpon dengan tujuan agar dapat berjumpa dengan abang saya)

Infinitive Dalam Perintah Negative. Dalam kalimat perintah negative juga digunakan Infintive setelah kata “not” seperti contoh di bawah ini:
  • He asked me not to come late. (Dia meminta saya untuk tidak datang terlambat)
  • He ordered not to close the window. (Dia memerintahkan agar tidak menutup jendela itu)
  • He asked me not to annoy him. (Dia meminta saya untuk tidak mengganggunya)
Infinitive Sebagai Pelengkap Objek. Kata kerja yang berfungsi sebagai pelengkap dari Objek, juga harus ditambahkan dengan “to”.
Contoh:
  • He asked me to come early. (Dia meminta saya untuk datang lebih awal)
  • They wanted me to sing a song. (Mereka meminta saya untuk menyanyikan sebuah lagu)
  • My boss ordered me to send the letter immediately. (Boss saya memerintahkan saya untuk mengirim surat itu segera)
Infinitive Setelah Kata “Too” dan “Enough”. Pada Adverbs of Degree, dimana kita menggunakan kata “too” dan “enough”, dan berjumpa dengan kata kerja, maka kata kerja tersebut harus ditambah dengan “to” di depannya.
Contoh:
  • This coffee is too hot to drink. (Kopi ini terlalu panas untuk diminum)
  • I am too old to climb the mountains. (Saya sudah terlalu tua untuk mendaki gunung itu)
  • You are handsome enough to be a model. (kamu cukup tampan untuk menjadi seorang model)
  • These questions are easy enough to do. (Soal-soal ini cukup mudah untuk dikerjakan)
Infinitive Memerintahkan Orang Lain Untuk Mengerjakan Sesuatu (Causative). Khusus untuk Causative “Get”, maka pola infinitive ini kita gunakan.
Contoh:
  • She gets John to brush the shoes. (Dia meminta John untuk menyikat sepatunya)
  • They get me to wash the clothes. (Mereka meminta saya untuk mencuci pakaian itu)
  • She will get Anne to accompany her to the party tomorrow. (Dia akan meminta Anne untuk menemaninya ke pesta itu besok)

Bare Infinitive. Bare Infinitive adalah bentuk kata kerja yang tidak mendapat tambahan “to” di awal kata kerja tersebut. Kapan kita Gunakan Bare Infinitive?

Infinitive Setelah Modal Auxiliary. Apabila kita ingin meletakkan kata kerja setelah Modals seperti can, could, will, would, may, might, must, shall, should, had better, dan would rather maka kita harus menggunakan Bare Infinitive.
Contoh:
  • I can swim well. (Saya bisa berenang dengan baik)
  • She will come here tomorrow. (Dia akan datang keseini besok)
  • They might come late. (Mereka mungkin datang terlambat)
Memerintahkan Orang Lain Untuk Mengerjakan Sesuatu (Causative). Khusus untuk Causative have dan Make, kita menggunakan Bare Infinitive.
Contoh:
  • She has Tony to brush the shoes. (Dia meminta Tony untuk menyikat sepatunya)
  • You make me to wash the clothes. (Kamu meminta saya untuk mencuci pakaian itu)
  • She will have Tika to accompany her to the party tomorrow. (Dia akan meminta Tika untuk menemaninya ke pesta itu besok)
Setelah Kata Kerja Tertentu (Subjunctive Verbs). Apabila terdapat kata-kata kerja di bawah ini, maka kata kerja yang kedua harus dalam bentuk Bare Infinitive. Contoh kata katanya adalah:  recommend, Insist, propose,  prefer, demand, desire, require, request, urge, suggest
Contoh:
  • Mr. Simon prefers that she speak with him personally. (BUKAN: SPEAKS) (Tuan Simon lebih suka kalau dia berbicara dengannya secara personal)
  • The doctor suggested that you not smoke. (BUKAN did not smoke) (Dokter menyarankan agar kamu tidak merokok)
  • My mother insists that my sister be at home. (BUKAN is) (Ibu saya memaksa adik saya agar  di rumah saja)
Infinitive  tadi dijelaskan secara mendetail tentang materi materi grammar terutama Infinitive dan variasinya. Semoga bermanfaat materi kali ini, jika ada pertanyaan, saran dan komentar silakan ditulis di kolom komentar dibawah ini.


Related Posts

grammar - Infinitive
4/ 5
Oleh

2 komentar

19.9.14 delete

Bahaasa inggris itu menurut saya gampang2 susah, lebih mudah bahasa sunda ..hee
makasih gan ilmunya,sangat bermanfaat

Reply
avatar
19.9.14 delete

sama sama mas bro....memang bahasa inggris itu gampang gampang susah...pelan pelan aja mas bro belajar bahasa inggris nya

Reply
avatar

Tell me what you think!!!! spamming will never be published